Dua Hari di Malang

Tanggal 30 & 31 Agustus 2008 kemaren mungkin salah dua dari hari-hariku dimana Ida Hyang Widhi memberikan bukti bahwa sesungguhnya Dia tidak pernah ingkar. Hampir 2 tahun lamanya semenjak saya menikah saya belum pernah berkunjung ke tempat Bapak Wahyu Budi Utomo. Beliau adalah Guru dari LSOP Teratai Tunjung, tanpa dukungan beliau mungkin saat ini saya belum memiliki si kecil Bagus dan tanpa bimbingan beliau mungkin saya masih tetap berjalan dengan mata terpejam.

Dulu sewaktu saya masih kuliah cukup sering saya mendengarkan wejangan-wejangan beliau yang menyejukkan hati, mungkin yang sekedar membaca cerita ini menganggap apa yang saya tuliskan adalah sekecap hiperbola itu benar menurut anda namun bagi saya adalah seluruh kalimat yang saya tahu pun masih belum cukup untuk menggambarkan beliau. Wejangan atau pitutur yang masih benar-benar kuat melekat di benak ini ketika saya memohon restu untuk tetap melakukan pernikahan meski waktu itu orang tua kami menolaknya. Beliau adalah yang pertama kali sebagai orang tua yang memberikan kami restu dan doanya dan Om Awignam Astu kami pun bisa menikah, dan semenjak itu dua tahun lamanya saya belum pernah kembali untuk bertemu muka langsung dengan beliau, sekalipun pernah tapi saya tidak bisa berbincang-bincang dengan beliau karena kami berada dalam suatu acara bersama dengan saudara-saudara Teratai Tunjung lainnya.

Dua tahun ini dalam hati kecil saya, memikul beban keinginan yang kuat untuk bertemu dengan beliau. Saya begitu ingin untuk kembali berbincang-bincang dengan beliau, curhat tentang segala hal, dan yang paling utama memohon maaf atas kesalahan-kesalahan saya selaku anak. Hyang Widhi pun meluluskan permohonan saya untuk bertemu beliau, dan sekali lagi terima kasih Hyang Widhi telah memberikan saya kesempatan untuk meminta maaf dan restu dari Bapak bagi saya sekeluarga.

Terwujudnya keinginan yang lain adalah akhirnya saya bisa kembali berkumpul dengan sodara-sodara Pondok Bambu, saya juga dapat menghadiri resepsinya Mas Paulus. Ada cerita lucu dari acara tersebut, sebelumnya sori Mas Paulus saya ngga bermaksud lain huahahaha…, jadi ceritanya berawal dari waktu akad nikah Mas Paulus yang harus berbarengan dengan peristiwa duka; meninggalnya mertua Mas Paulus (saya turut berduka cita mas) oleh sebab itu Mas Paulus menunda malam pertamanya (wahh, salut masss, saya sih pasti ngga kuat) hingga 40 hari meninggalnya mertua. Akhirnya 40 hari tersebut terlewati dan diadakanlah resepsi untuk pernikahan mereka, satu persatu tamu sudah mulai pulang dan semakin malam wajah mas paulus juga semakih cerah hehehe, sampe pada akhirnya Mbak, istrinya mas paulus memanggil dan mengatakan dengan berbisik bahwa mendadak “tamunya datang” alhasil Mas Paulus harus “libur” lagi seminggu huahahaha… mmm…dalemmm.

Akhirnya malam itu Mas Paulus habiskan bersama dengan kami, meski aku merasa yang hadir sangat tidak lengkap. Aku sesali ini, mencari waktu dan bisa mengambil cuti bukanlah hal yang gampang bagiku sementara aku akhirnya bisa datang ke malang, mereka (sodara2ku di Pondok Bambu) malah lebih memilih untuk tidur di tempat kos2an. Jujur aku kecewa, sangat kecewa mereka sudah berubah, semuanya. Tapi toh disesali mereka tetap saja akan seperti itu.

Aku ingat Pondok Bambu saat aku masih disana, begitu ramai oleh tawa, begitu terasa persaudaraannya. Kemaren sejenak aku singgah ke rumah keduaku itu, aku terkejut Pondok terlihat begitu suram, seakan semuanya tentang ceria yang ada, hilang.. Kepengen rasanya marah dengan Prita yang kebetulan waktu itu bersamaku dan masih sebagai Ketua Pondok, Pondok Bambu mungkin hanya sebuah pondok namun dia bercerita dan bila kau buka hatimu akan kau dengar cerita tentang kami semua, tentang kegembiraan, kesedihan, keputusasaan, pengkhianatan, persaudaraan, cerita cinta, semuanya ada di Pondok itu. Terkadang ada rasa sedikit menyesal mengapa harus kembali ke Bali tapi yahh semua membawa ceritanya sendiri-sendiri.

Malamnya aku lebih memilih untuk menginap di tempat Rio, daripada pulang ke Sawojajar disamping lantaran sudah larut kepengennya si kami bisa mengobrol banyak tentang cerita yang terlewat akibat jarak. Tapi kurangnya tidur semalaman sejak kemaren membuat mataku lebih memilih untuk terpejam. Pagipun datang seperti takdirnya dan kami melewati satu malam dengan percuma.  akhirnya waktu yang ada kami sempatkan untuk saling bercerita sembari menghabiskan kopi pagi. Akhirnya dia bisa menemukan cinta yang baru hehehe… sebebnernya aku masih yakin anak itu ngga akan bisa lepas dari Pritta kayaknya si, cuman memang antara cinta dan ego memang seperti minyak di dalam air. Well bagaimanapun aku ikut senang lah akhirnya pelampiasanya benar daripada jeruk makan jeruk hehehe. Sesaat memang tapi cukuplah untuk memuaskan keinginanku

6 thoughts on “Dua Hari di Malang

  1. Salam kenal masne.

    Hmmm….rupanya masne muridnya mas Wahyu BU toh, saya juga pernah ikutan LSOP Teratai Tunjung dari th 1989 – 1994 di Kalimantan Timur. Selanjutnya saya beralih pada salah satu Perguruan yg mengolah CAKRA lebih lembut, halus dengan basic peningkatan SPIRITUAL di salah satu Thareqat dari th 1994 – 2007. dan kini saya mendalami Olah Nafas dengan methode ” QUAN YIN ” meditasi CAHAYA dan SUARA BATIN. Jika masne ada GERAK HATI untuk sekedar nambah pengetahuan silahkan kunjungi : http://godsdirectcontact.or.id/
    Dan jangan lupa untuk mampir di GUBUG REYOT saya : http://kariyan.wordpress.com

    Salam – PERSAHABATAN

    Kariyan – Kera Kepanjen – NGALAM
    dari mantan anggota LSOP Teratai Tunjung

    yande : iya, saya salah satu anggota LSOP Teratai Tunjung, salam kenal untuk mas kariyan

  2. Salam Kenal Bli
    Bli… saya juga alumnus pondok bambu, mungkin ingat sama saya, tapi maaf ya kalo saya lupa, nama lengkapnya siapa ya kalo berkenan mohon dikirim ke e-mail saya ya Bli. Mungkin kalo punya kabar tentang rekan2 pondok bambu bisa dibagi2 dong…Mas Paulus ada dimana sekarang? Titip salam dari Dini sama Henny ya. Makasih saya tunggu balsannya.

  3. I like them buy them? Despite MMORPGs massive multiplayer online role-playing farm heroes saga cheats games played
    online. There was something rewarding about overcoming a challenge they were younger, video games are
    making a purchase. However, most of us wondering if that
    product. This left him socially awkward while under the ocean then it will be
    their undoing. You will utilize farm heroes saga cheats FTP files to the problems in your room!

  4. Whether you want talk shows, or just have the desire of viewing popular movies or sports or any other program you have
    the scope to watch them all during your vacation period.
    The tv show has been on the air since 1990 and without a doubt, it has been noted as the
    greatest animated television program for its time.
    ” Among the list of Krusty products that can be found in Bart’s room include a Krusty radon detector, a Krusty wastebasket, a Krusty rug, and a Krusty tool box.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s